Rutin Puasa Senin Kamis, Rasakan 5 Manfaatnya!
hero

Rutin Puasa Senin Kamis, Rasakan 5 Manfaatnya!

2 January 2025 |Artikel

5 keajaiban puasa Senin Kamis bisa kita rasakan, baik dari sisi spiritual, kesehatan, maupun pengembangan karakter. Manfaat puasa secara rutin juga dapat menumbuhkan solidaritas dan menjembatani kesenjangan sosial.

Hanya saja, sebagai umat Muslim kita perlu memahami bahwa puasa artinya bukan sekadar tidak makan dan minum seharian. Setiap ibadah yang dilakukan harus didasari niat yang ikhlas karena Allah Swt. serta sesuai dengan tuntunan Rasulullah Saw. 

“Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya,“ (QS. Al Kahfi: 110).

Kita membaca doa niat puasa Senin Kamis dengan khusyuk dan menjalankan ibadah hanya karena Allah Swt. Adapun banyaknya manfaat puasa yang bisa kita dapatkan merupakan bonus tambahan, bukan merupakan tujuan utama ibadah yang dilakukan.

Dalil dan Tata Cara Puasa Senin Kamis

Puasa adalah ibadah yang dilakukan dengan menahan diri dari makan, minum, dan aktivitas yang mebatalkan puasa dari terbit fajar hingga matahari terbenam. Selama berpuasa, kita dilatih untuk menahan hawa nafsu dan memperbanyak ibadah lainnya seperti sholat sunnah dan membaca Al-Quran.


Baca Juga:

5 Manfaat Berpuasa bagi Tubuh


 

Selain puasa wajib di bulan Ramadan, umat Muslim dianjurkan untuk memperbanyak ibadah sunnah, misalnya puasa 6 hari di bulan Syawal, puasa Arafah, puasa Ayyamul Bidh, dan lain-lain. Puasa pada hari Senin dan Kamis juga termasuk puasa sunnah yang dituntunkan oleh Rasulullah Saw. 

Dalil puasa Senin Kamis di antaranya:

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Saw. bersabda “Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa,” (HR. Tirmidzi no. 747).

Dari ‘Aisyah, beliau mengatakan, “Rasulullah Saw. biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis,” (HR. An Nasai no. 2360).

Dari Abu Qotadah Al Anshori, Rasulullah Saw. pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab, “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.” (HR. Muslim no. 1162).

Untuk mengoptimalkan ibadah yang kita lakukan, kita dapat mengikuti tata cara puasa Senin Kamis berikut:

1. Membaca Niat Puasa 

Niat puasa Senin Kamis harus dilakukan sebelum waktu subuh. Doa niat puasa Senin Kamis ini dapat diucapkan dengan lisan atau cukup di dalam hati, karena Allah melihat keikhlasan niat. 

Bacaan niat puasa Senin Kamis adalah sebagai berikut:

  • Senin: نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ ٱلِٕثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma yaumal itsnaini sunnatan lillaahi taa'alaa 

Artinya: "Saya niat puasa hari Senin, sunnah karena Allah Taala".

  • Kamis: نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمَ ٱلْخَمِيسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى

Nawaitu shouma yaumal khomiisi sunnatan lillaahi taa'alaa 

Artinya: "Saya niat puasa hari Kamis, sunnah karena Allah Taala".

Berbuka puasa adalah momentum penting saat melakukan ibadah puasa sunnah Senin-Kamis

2. Menahan Diri dari Segala Hal yang Membatalkan Puasa

Puasa dimulai sejak terbit fajar hingga matahari terbenam. Selama waktu tersebut, seseorang diwajibkan menahan diri dari makan, minum, serta hal-hal yang membatalkan puasa, seperti perbuatan buruk atau dosa. 

Dalam hal ini, Rasulullah Saw. bersabda, "Barangsiapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta dan mengamalkannya, maka Allah tidak butuh terhadap puasanya dalam meninggalkan makan dan minum." (HR. Bukhori no. 1903).

3. Memperbanyak Ibadah dan Amal Shalih

Puasa Senin Kamis bukan hanya menahan lapar dan dahaga, tetapi juga kesempatan memperbanyak amal ibadah seperti membaca Al-Qur'an, berzikir, dan bersedekah. Rasulullah Saw. menjadikan hari Senin dan Kamis sebagai hari ibadah khusus karena amal-amal manusia dilaporkan kepada Allah pada kedua hari tersebut.


Baca Juga:

Pahala dan Keutamaan Memberi Makan untuk Orang yang Berpuasa


4. Berbuka Puasa 

Berbuka puasa Senin Kamis dilakukan segera setelah matahari terbenam. Rasulullah Saw. bersabda, "Manusia akan senantiasa dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka." (HR. Bukhari dan Muslim). 

Bacaan doa berbuka puasa Senin Kamis adalah:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَىٰ رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ ٱلرَّاحِمِينَ

Allahumma laka shumtu wabika aamantu wa 'alaa rizqika afthartu birahmatika yaa arhamar-roohimiin 

Artinya: “Ya Allah, karena-Mu aku berpuasa, dengan-Mu aku beriman, kepada-Mu aku berserah, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka”.

Dalam hadis riwayat Abu Dawud nomor 2357, Rasulullah Saw. mengajarkan kita untuk membaca doa berbuka puasa Senin Kamis berikut:

ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Dzahaba azh-zhama'u wabtallati al-'uruqu wa tsabatal-ajru in syaa Allah

Artinya: "Telah hilang rasa haus, urat-urat telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah."

5. Menutup Hari dengan Evaluasi Diri

Setelah berbuka puasa dengan makan dan minum secukupnya, sebaiknya kita merenungkan kembali amalan yang telah dilakukan selama berpuasa. Hal ini sesuai dengan anjuran dalam Al-Qur'an untuk senantiasa bermuhasabah: "Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok." (QS. Al-Hasyr: 18).

Hadits Keutamaan Puasa Senin Kamis

Puasa Senin Kamis merupakan ibadah sunnah yang dianjurkan Rasulullah Saw. dan memiliki banyak keutamaan. Berikut penjelasan keutamaan puasa Senin Kamis berdasarkan hadits shahih.

1. Balasan Langsung dari Allah

Puasa adalah ibadah istimewa yang hanya untuk Allah, di mana Allah sendiri yang memberikan ganjaran tanpa batas. Puasa melatih seseorang untuk meninggalkan hawa nafsu dan kesenangan duniawi demi menaati perintah-Nya. Hal ini menunjukkan bahwa ibadah puasa memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah.

"Setiap amal anak Adam adalah untuk dirinya sendiri, kecuali puasa. Sesungguhnya puasa itu untuk-Ku, dan Aku yang akan memberikan balasannya." (HR. Bukhari no. 1904).

2. Bau Mulut yang Lebih Harum di Sisi Allah

Meski bau mulut orang berpuasa sering dianggap kurang menyenangkan, namun di sisi Allah, bau itu lebih harum daripada aroma minyak kasturi. Hal ini menunjukkan penghargaan Allah terhadap pengorbanan hamba-Nya yang berpuasa.

"Sesungguhnya bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada aroma minyak wangi." (HR. Muslim no. 1151).

keajaiban puasa sunnah sangatlah banyak, selain bermanfaat bagi kesehatan fisik juga bermanfaat bagi kesehatan emosi dan spiritual

3. Diberikan Pintu Surga Khusus

Orang yang menjaga puasanya akan mendapat kehormatan berupa pintu khusus di surga yang disebut Ar-Rayyan. Pintu ini hanya diperuntukkan bagi mereka yang berpuasa, sebagai bentuk penghargaan atas keikhlasan dan kesabaran mereka.

"Di surga terdapat sebuah pintu yang disebut Ar-Rayyan, yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa." (HR. Bukhari dan Muslim).

4. Puasa Memberikan Syafaat di Hari Kiamat

Puasa memiliki keistimewaan untuk memberikan syafaat pada hari kiamat. Puasa akan memohonkan ampunan kepada Allah karena kita telah menahan diri dari hawa nafsu dan perbuatan yang dilarang selama hidup di dunia.

"Puasa dan Al-Qur'an akan memberikan syafaat bagi seorang hamba pada hari kiamat." (HR. Ahmad).

5. Amal Diperiksa dalam Keadaan Berpuasa

Pada hari Senin dan Kamis, amal manusia diperiksa oleh Allah. Puasa pada hari tersebut menunjukkan kesungguhan seorang hamba dalam meningkatkan kualitas ibadahnya. Rasulullah sendiri berpuasa pada hari-hari ini agar amalannya diperiksa dalam keadaan terbaik.

"Amal-amal diperiksa setiap hari Senin dan Kamis. Maka aku ingin ketika amalku diperiksa, aku dalam keadaan berpuasa." (HR. At-Tirmidzi).

6. Dijauhkan dari Api Neraka

Puasa tidak hanya membawa pahala besar tetapi juga menjadi pelindung dari siksa api neraka. Bahkan, hanya dengan satu hari berpuasa secara ikhlas karena Allah, seseorang dapat dijauhkan dari neraka sejauh ribuan tahun perjalanan. 

"Setiap hamba yang berpuasa satu hari karena Allah, Allah akan menjauhkan wajahnya dari api neraka sejauh tujuh puluh musim." (HR. Muslim).

7. Meneladani Rasulullah Saw.

Rasulullah Saw. berpuasa pada Senin dan Kamis untuk menjaga konsistensi ibadah dan menunjukkan teladan terbaik bagi umatnya. Puasa ini bukan hanya sunnah yang bernilai pahala, tetapi juga wujud cinta kepada Rasulullah Saw. dengan meneladani ibadah beliau.

"Rasulullah Saw. biasa memperbanyak puasa pada hari Senin dan Kamis." (HR. At-Tirmidzi).

Manfaat Puasa Senin Kamis bagi Kesehatan

Puasa telah terbukti secara ilmiah sangat bermanfaat bagi kesehatan dan disarankan untuk dipraktikkan secara rutin. Dalam buku The Miracle of Puasa Senin Kamis karya Ubaidurrahim El-Hamdy dan buku Sehat Cara Al Qur'an & Hadis karya Emma Pandi Wirakusumah, dijelaskan bahwa ibadah puasa memberikan dampak positif baik secara fisik maupun mental. 


Baca Juga:

Sedekah Nasi Jumat


Berikut adalah 5 keajaiban puasa Senin Kamis bagi kesehatan:

1. Mengistirahatkan Sistem Pencernaan

Selama puasa, organ pencernaan seperti lambung, usus, dan hati tidak harus bekerja terus-menerus mencerna makanan. Ini memberikan kesempatan bagi organ tersebut untuk beristirahat dan memulihkan diri. 

Dengan jadwal istirahat yang rutin melalui puasa, enzim dan hormon pencernaan menjadi lebih seimbang. Ini mengurangi risiko gangguan seperti sembelit, diare, atau penyakit kronis terkait pencernaan.

2. Mendetoksifikasi Tubuh

Puasa membantu tubuh melakukan proses detoksifikasi secara alami. Ketika tubuh tidak menerima asupan makanan selama beberapa jam, sistem pencernaan beralih pada pembersihan zat beracun yang tersimpan dalam lemak tubuh. 

Proses ini juga didukung oleh peningkatan produksi enzim antioksidan yang berfungsi melawan radikal bebas dan mengeluarkan zat berbahaya dari tubuh. Pada akhirnya, puasa juga membantu menjaga organ vital tetap sehat.

3. Mengontrol Kadar Gula Darah

Berpuasa dapat meningkatkan sensitivitas insulin, yang membantu tubuh mengatur kadar gula darah lebih efisien. Ketika insulin bekerja optimal, glukosa dapat lebih mudah diserap oleh sel untuk dijadikan energi. 

Hal ini mencegah lonjakan gula darah berlebihan dan mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Puasa juga membantu tubuh mengelola energi dengan lebih baik melalui pengaturan metabolisme glukosa.

4. Membantu Menurunkan Berat Badan

Puasa Senin Kamis mendorong tubuh untuk membakar cadangan lemak sebagai sumber energi. Dengan tidak adanya asupan makanan dalam waktu tertentu, metabolisme tubuh tetap aktif, tetapi berfokus pada pembakaran lemak. Proses ini tidak hanya membantu menurunkan berat badan secara sehat, tetapi juga mencegah obesitas dan komplikasi kesehatan seperti penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

5. Meningkatkan Metabolisme Tubuh

Manfaat puasa bagi kesehatan selanjutnya yakni dapat merangsang pelepasan hormon adiponektin, yang memainkan peran penting dalam meningkatkan efisiensi metabolisme. Hormon ini membantu otot dan organ tubuh menyerap nutrisi lebih baik, memperbaiki jaringan sel, dan mendukung fungsi tubuh secara keseluruhan. Dengan metabolisme yang lebih baik, tubuh menjadi lebih sehat dan kuat menghadapi berbagai penyakit.

Setelah mengetahui 5 keajaiban puasa Senin Kamis bagi kesehatan serta keutamaannya di sisi Allah Swt, tentunya kita semakin termotivasi untuk menjalankannya secara konsisten. Semoga kita bisa menghidupkan sunnah ini dengan penuh keikhlasan dan mendapatkan manfaatnya, baik di dunia maupun di akhirat.

Baca Juga Artikel Lainnya